ALT_IMG

Ubi Madu Cilembu

Jual Ubi Cilembu Selamat dan sukses untuk pengunjung agromaret semua. Kami ingin menawarkan komoditi khas Kampung halaman kami yaitu Ubi Madu Cilembu yang sudah terkenal sampai ke mancanegara, kandungan madu yang ada didalam ubi inilah yang membuat orang penasaran ingin mencobanya, sehingga peluang untuk bisnis Ubi cilembu menjadi semakin pantas untuk dipertimbangkan.Readmore...

ALT_IMG

Tanah Murah Lokasi Bagus

Bismillaahirrohmaanirrohiim "Mohon Dibaca Terlebih Dahulu" Salam Hormat Seiring dengan perkembangan pembangunan di tiap-tiap kota di berbagai daerah di indonesia, maka berinvestasi dengan membeli tanah diperkampungan adalah salah satu hal yang sangat menjanjikan, selain memiliki harga yang lebih murah dari harga tanah di kota,Readmore..

Alt img

Puding Ubi Ungu

Resep Cara Membuat Puding Ubi Ungu Spesial Tips dan bahan membuat puding ungu enak, pada kesempatan kali ini admin akan memberikan suatu informasi buat anda yang sedang mencari-cari artikel seputar resep cara pembuatan puding ubi ungu dengan mudahReadmore...

ALT_IMG

Dodol Ubi Ungu

Cara Membuat Dodol Ubi Ungu Dodol adalah salah satu jenis kue tradisional nusantara yang sangat terkenal karena rasanya yang manis dan juga sangat legit ketika digigit.Readmore...

ALT_IMG

Belut Sawah

Belut terkenal dengan kandungan gizinya yang sangat besar terutama kandungan protein nya yang setara dengan kandungan protein daging sapi. Oleh karena itu kami tertarik sekali untuk berbisnis pada komoditi ini. Kami adalah perusahaan perorangan yang bergerak dalam bidang jual beli belut sawah,Readmore...

Tampilkan postingan dengan label DOA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DOA. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 19 April 2014

BAGAIMANA MEMBUAT DOA KITA DIKABULKAN ALLAH SWT

0 comments
Syarat-syarat diterimanya doa adalah menghadirkan fikiran dan hati saat berdoa. Maka tidak cukup bagi seseorang hanya sekedar menggerakkan bibir tatkala berdoa sementara fikirannya berpaling dari Allah dan tidaklah cukup hanya menghadirkan fikiran sementara perasaannya dingin akan tetapi haruslah disertai dengan keinginan agar dikabulkan, rasa takut akan tidak dikabulkan dan menghadirkan keagungan Allah swt.
Hal ini dikuatkan dengan apa yang disebutkan di akhir ayat yang menyebutkan doa Nabi Ayyub, Dzin Nuun dan Zakaria tatkaa mengatakan,” wahai Roobul ‘Izzah…
إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ
Artinya : “Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada kami dengan harap dan cemas. dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada kami.” (QS. Al Anbiya : 90)
Seorang yang berdoa haruslah menjadi orang yang taat kepada Allah swt tanpa ada kekurangan, menyambut ketaatan dengan rasa senang, bersegera, berharap pengabulan doanya, serta rasa takut dengan mengahadirkan fikiran dan hati.
Perkara-perkara diatas (didalam hadits itu) yang menjadikan doa dikabulkan ditambah lagi berbagai perkara yang disunnahkan diantaranya : bersuci, menghadap kiblat, berdoa dengan doa-doa yang ma’tsur, berupaya memilih waktu-waktu dan tempat-tempat yang diberkahi seperti setengah malam akhir, antara adzan dan iqomat, tatkala melihat ka’bah, saat pengabulan doa di hari jum’at….
Juga membuka doa dengan mengucapkan basmalah, memuji Allah, shalawat dan salam atas Rasulullah saw dan menutupnya dengan shalawat atasnya juga… (Fatawa Al Azhar juz IX hal 369)
Untuk lebih memberi penjelasan tentang adab berdoa maka berikut penuturan Imam Ghazali tentangnya :
1. Hendaklah didalam berdoa berusaha memilih waktu-waktu yang mulia seperti hari arafah, ramadhan, hari jum’at, waktu sahur.
Artinya : “Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar (sahur).” (QS. Adz Dzariyat : 18)
2. Memanfaatkan kondisi atau keadaan-keadaan yang mulia, seperti sabda Rasulullah saw,”Doa diantara adzan dan iqomat tidaklah ditolak.” (HR. Abu Daud)
3. Hendaklah menghadap kiblat tatkala berdoa dan mengangkat tangan hingga terlihat warna putih kedua ketiaknya, sebagaimana diriwayatkan dari Anas bahwa Nabi saw mengangkat kedua tangannya sehingga terlihat warna putih kedua ketiaknya saat berdoa dan tidak memberikan isyarat dengan jari jemarinya.”
4. Merendahkan suara…; Aisyah mengatakan tentang firman Allah swt “janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu” (QS. Al Israa : 110) yaitu didalam doamu.
5. Tidak menyusahkan diri dengan bersajak didalam berdoa. Sesungguhnya seorang yang berdoa seyogyanya berada dalam keadaan tunduk sedangkan memberatkan diri tidaklah sesuai dengan sabda Rasulullah saw,”Akan datang suatu kaum yang berlebih-lebihan dalam berdoa.”
6. Tunduk, khusyu, penuh harap dan rasa takut, sebagaimana firman Allah swt :
إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ
Artinya : “Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada kami dengan harap dan cemas. dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada kami.” (QS. Al Anbiya : 90)
7. Berkeyakinan kuat akan dikabulkan doanya serta benar didalam pengharapannya. Sabda Rasulullah saw,”Berdoalah kepada Allah dan anda meyakini akan pengabulannya. Ketahuilah bahwa Allah azza wa jalla tidaklah mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR. Ahmad, Thabrani)
8. Mengulanginya hingga tiga kali. Ibnu Mas’ud mengatakan bahwa Nabi saw apabila berdoa maka dia berdoa hingga tiga kali dan apabila dia meminta maka dia meminta hingga tiga kali.” (HR. Muslim)
9. Hendaklah mengawali doanya dengan dzikrullah (menyebut nama Allah) tidak langsung dengan meminta. Sabda Rasulullah saw,”Apabila kalian meminta kepada Allah azza wa jalla suatu keperluan maka mulailah dengan shalawat atasku…” (HR. Abu Thalib al Makkiy)
10. Bertaubat, mengembalikan simpanan-simpanan orang lain serta menyambut (seruan) Allah swt dengan penuh semangat. (Ihya Ulumuddin juz I hal 361 – 3650
Adapun tentang orang-orang sepertinya jauh dari Allah, seperti tidak mengerjakan shalat, tidak berpuasa di bulan Ramadhan atau bahkan orang-orang non muslim namun mereka memiliki ‘rezeki’ melebihi orang-orang yang shaleh maka tidak sepatutnya anda iri terhadap mereka. Karena seorang mukmin tidaklah iri dalam urusan dunia. Iri dalam urusan dunia hanya akan menyeretnya menjadi hamba dunia. Akan tetapi hendaknya seorang mukmin iri dalam urusan akherat.
Sesungguhnya iri atau tidak anda kepada mereka semua maka tidak akan dapat mencegah takdir Allah atas mereka. Dan perlu diyakini bahwa banyak harta, tingginya jabatan atau kedudukan belum tentu menjadi tanda keredhoan dan kecintaan Allah kepadanya.
Hal lain yang perlu juga anda yakini bahwa bentuk-bentuk pengabulan Allah swt terhadap doa seseorang ada tiga :
1. Langsung diberikan kepadanya apa yang dimintanya di dunia.
2. Ditahan untuk diberikannya di akherat.
3. Dihapuskan dosa-dosanya setara dengan doa-doanya
Sebagaimana disebutkan didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Abu Hurairoh bahwa Rasulullah saw bersabda,”Tidaklah seorang muslim berdoa kecuali dikabulkannya. Bisa dengan dipercepat pemberiannya di dunia, bisa dijadikan tabungan baginya di akherat dan bisa juga dihapuskan dosa-dosanya setara dengan doanya selama ia tidak berdoa sambil berbuat dosa atau memutuskan silaturahmi atau meminta cepat-cepat dikabulkan.”
Continue reading →
Minggu, 16 Maret 2014

SHALAWAT MUNJIYYAT

0 comments

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ, صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْاَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ, وَتَقْضِى لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ, وَتَطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ, وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ, وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِي الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ, اِنَّكَ عَلٰى كَلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

ALLAAHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLAATAN TUNJIINAA BIHAA MIN JAMII ‘IL AHWAALI WAL AAFAATI WATAQDHI LANAA BIHAA JAMII ‘ALHAAJAATI WATU THOHHIRUNAA BIHAA MIN JAMII ‘ISSAYYI-AATI, WATAR FA ‘UNAA BIHA ‘INDAKA A’LADDAROJAATI WATUBALLIGHUNAA BIHAA AQSHOL GHOOYAATI MINJAMII ‘IL KHOIROOTI FIL HAYAATI WABA’DAL MAMAATI INNAKA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR”

Artinya :

Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw, yang dengan rahmat itu Engkau akan menyelamatkan kita dari semua keadaan yang mendebarkan dan dari semua cobaan yang dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan kepada kita hajat, Yang dengan rahmat itu Engkau akan membersihkan kita dari semua keburukan/kesalahan. Yang dengan rahmat itu Engkau akan mengangkat kita kepada setinggi-tinggi derajat.Yang dengan rahmat itu pula Engkau akan menyampaikan kita kepada sesempurna-sempurnanya semua maksud dari semua kebaikan pada waktu hidup dan setelah mati, karena sesungguhnya Engkaulah Maha  Kuasa atas segala sesuatu.

Mengenai manfaat atau fadilah dari sholawat tersebut anda sekalian bisa search di google, dan kalau menurut pemahaman saya sendiri tidak ada yang tidak bermanfa'at apalagi ini adalah sebuah sholawat pasti akan ada manfa'atnya. Wallohualam..
Continue reading →

DOA PEMBUKA REZEKI

0 comments
ALLAHUMMA SHALLI ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN ADADA ANWA' IR-RIZQI WAL FUTUHAT. YA BASITHAL LADZI YABSUTHUR -RIZQA LIMAY YASYA 'U BIGHAIRI HISAB ,UBSUTH ' ALAYYA RIZQAN KATSIRAM MIN KULLI JIHATIM MIN KHAZA INI INI RIZQIKA BIGHAIRI MINNATIM MA MAKHLUQIM BIFADHILIKA WAKARAMIKA WA ALA ALIHI WASHAHBIHI WASALLAM.

Artinya :

" Ya Allah limpahkan rahmat atas junjungan kami Nabi Muhammad sebanyak aneka rupa rezeki. Wahai Zat yang meluaskan rezeki kepada orang yang dihendaki tanpa hisab. Luaskan dan banyaklah rezeki-MU tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahanMU juga, dan limpahkanlah pula rahmat dan salam atas keluarga dan para sahabat beliau. "
Continue reading →